Setiap komputer di Internet membutuhkan setidaknya sebuah alamat IP untuk
dapat berkomunikasi dengan yang lainnya. Namun jumlah alamat IP terbatas
dan jumlahnya makin lama makin berkurang dengan cepat. IPv6 didesain untuk
mengatasi masalah ini namun saat ini masih belum umum digunakan. Jadi,
ISP pada saat ini menganggap alamat IP sebagai sumber daya yang sangat
berharga dan harus digunakan dengan sehemat mungkin. Untuk memanfaatkan
alamat IP dengan efisien, ISP menggunakan alamat IP dinamik pada pelanggan
dial-up. Artinya setiap kali pelanggan melakukan
koneksi, ia akan mendapatkan alamat IP yang berbeda. Biasanya hal ini
tidak menjadi masalah pada aktivitas sebagai client,
namun seluruh aplikasi server tidak dapat
berfungsi dengan semestinya. Hal ini mirip kondisinya jika nomor telepon
anda berubah setiap harinya, rekan-rekan anda akan kesulitan untuk menghubungi
anda.
Kami menyediakan fasilitas Dynamic DNS untuk mengatasi masalah ini. Dynamic DNS akan mengarahkan sebuah hostname statis (misalnya: rumah.example.com) bahkan jika alamat IP-nya berubah. Yang diperlukan hanyalah anda harus menginstall sebuah program email yang mencek sebuah alamat email POP3 palsu secara periodik. Hal ini diperlukan untuk menginformasikan alamat IP saat tersebut kepada server dynamic DNS kami.
Jadi, bagaimana dynamic DNS dapat berguna? Ada banyak aplikasi yang dapat memanfaatkan alamat IP yang statis.
Kami hanya memberikan layanan berupa Dynamic DNS. Contoh-contoh di atas hanyalah beberapa contoh aplikasi yang dapat memanfaatkan fasilitas dynamic DNS yang kami sediakan. Kami tidak menyediakan layanan-layanan tersebut, dukungan teknis mengenai hal tersebut dan perangkat lunak yang diperlukan. Beberapa contoh di atas adalah hal yang rumit dan kemungkinan membutuhkan tenaga ahli.